Selasa, 18 Desember 2018 | 19:20 WIB

Knowledge Management

"SAY NO TO YOUR BOSS IS A TABOO ??"

  • Jumat, 8 April 2016 | 00:54 WIB
  • by Triees S. Karyadi

NO WAY my friends, if you can say no on the right time and at the right place, why not ? pengalaman bekerja sama dengan boss asing menunjukkan SAY NO is not a taboo. Kalau perlu berargumentai sampai harus perang pendapat, selesaikan dengan diplomasi, reasonable dan justified.

Betul, kalau jumpa boss yang punya sifat ingin selalu dipuja puji, mau enak sendiri, walaupun kita sadar dia salah dan kita tidak berani SAY NO, posisi aman aman saja, bahkan karier menanjak lebih cepat (?). Atau kita berani SAY NO tapi tanpa ada kemampuan mengatakannya dengan diplomasi dan justified, maka kita akan menghadapi kemungkinan kemungkinan terburuk dalam karier kita, misalnya disingkirkan, tidak diberikan promosi, dimutasi bahkan dipecat.
Supaya posisi tetap aman, tapi kita juga berani mengkoreksi tanpa membuat kehebohan, ada beberapa contoh dibawah ini  yang bisa kita terapkan selain masih banyak contoh/pengalaman pengalaman lain yang bisa dipakai sebagai senjata  yang cukup ampuh.

Ketika boss menyalahi etika kerja dan kita menolak secara professional.
Katakan penolakan Anda dengan tenang bahwa Anda merasa keberatan melakukan permintaanya atau berkelit dengan cerdas. Misalnya pengalaman begini : suatu saat, boss  minta dicarikan informasi bersifat sangat rahasia dari perusahaan client kita, bahkan dia membujuk dengan kata kata emasnya : please use your high powered antenna to find this information……..Dia katakan high powered antenna karena dia tahu setiap permintaan pencarian informasi yang dibutuhkan selalu dapat Anda penuhi, tapi Anda harus dapat memilah-milah, mana informasi yang memang tidak bersifat rahasia tertutup, artinya masih ada celah untuk boleh diketahui  dan  mana rahasia yang bersifat sangat tertutup dari client kita, walaupun motto boss adalah :  informations are the business sources. Yang Anda lakukan adalah Anda  tidak melakukan apapun juga tapi Anda akan menunggu sampai 1-2 hari berikutnya untuk memberikan jawaban kepada boss bahwa Anda failed to do so karena semua pintu di client tertutup rapat (berbohong untuk kebaikan) dan Anda katakan akan berusaha terus untuk mencari, tapi pada kenyataanya memang Anda tidak melakukan apapun sampai saatnya boss juga menyerah chasing you. Then, you escape from the danger, right !

Ketika pekerjaan tidak sesuai dengan hati nurani.

Misalnya suatu saat Anda diminta mengirimkan “gratifikasi”  kepada seseorang sebagai imbalan karena sudah mendapatkan proyek cukup besar. Hati nurani  mengatakan Anda tidak setuju, tapi kondisi ini tidak bisa dihindari.

Apa yang harus dilakukan ? “ikuti kata hati Anda”. Anda bisa menolak tugas itu dengan mengatakan bahwa Anda sedang fully occupied dengan tugas-tugas yang lebih urgent, persilakan boss menunjuk pegawai lain untuk melakukannya. You escape from the uncomfortable situation.

Ketika pekerjaan datang bertubi-tubi.

Kalau Anda adalah seorang yang dapat bekerja secara cepat, cermat, tepat waktu, smart dan  menunjukan prestasi yang berbeda dari kolega-kolega, maka Anda akan selalu menjadi pilihan pertama untuk membantu boss. Tapi Anda kewalahan dan suatu saat Anda akan bekerja tidak maksimal yang ujung-ujungnya membuat boss suatu saat kecewa berat. Solusinya tentu bukan terburu-buru menolak pekerjaan-pekerjaan yang datang dimeja Anda, tapi ambillah tugas itu dengan tetap antusias sambil mengkonfirmasikan kembali dengan boss skala prioritas penyelesaian tugas dan catatlah skala prioritas tersebut dalam bentik List, serahkan 1 copy untuk boss. Again you escape from the stress right ?

Ketika dikejar unreasonable dealine.
Situasi yang paling kritis pada saat menghadapi pembukaan tender adalah deadline menyelesaikan Daftar Harga yang notabene pengetikan angka-angka yang tidak boleh salah, harus 100% akurat. Sedangkan Anda tahu, Daftar Harga adalah dokumen paling rahasia dari suatu Tender Proposal dan biasanya hanya diketik pada last moment untuk menghindari kebocoran rahasia.
Nah, ketika Anda diminta mengetik Daftar Harga dengan deadline hanya beberapa jam sebelum memasukkan Tender Proposal, apakah Anda bisa menolak ?.
Yang paling bijaksana adalah minta kepada boss tambahan tenaga seorang yang bisa dipercaya untuk membantu Anda dalam proses, apakah dia sebagai pengetik atau sebagai pembaca data-data yang akan mempercepat proses penyelesaian. So, this time you escape from the chaos !

Ketika promosi karier Anda tidak membuat Anda bahagia.
Career Development adalah hal yang dimimpikan oleh setiap employee, termasuk Anda para sekretaris, apa iya mau terus nangkring jadi sekretaris terus ?. mau stay terus di comfort zone ?.. Tapi kalau promosi jabatan yang Anda mimpikan itu tidak membawa Anda ke jalur karir yang tepat, akan perlu waktu yang lama dan melelahkan untuk kembali ke jalur yang tepat. Apabila ada tawaran promosi seperti itu, jangan panik dulu, mintalah waktu kepada boss untuk memikirkannya.  Setelah mempertimbangkan masak-masak tawaran itu dengan segala kemungkinnya, apabila Anda tidak setuju, sampaikan dengan santun tentang what are  your strengths and what are your weaknesses. Well, beres kan ?

Ketika Boss mengajak kencan ????
Wouw….gawat. Apakah Anda hatinya berbunga-bunga, bahagia ?. boleh aja sih. Tapi sebaiknya, atau yang paling bijak adalah kalau ajakan ini ditolak demi kredibilitas Anda sendiri dikantor. Gosip dikantor membuat Anda tidak tenang, malu. Lalu image Anda dikantor juga menjadi buruk. Mungkin saja prestasi smart  Anda yang murni Anda punyai berbalik menjadi semacam anggapan  sebagai “upah”  boss atas kesediaan menerima ajakkan kencan.
Ketika situasi ini terjadi, Anda harus mampu menolak dengan halus. Bersikaplah tegas dan jangan berikan harapan semu walaupun ada kemungkinan boss menjadi marah atau ……….malah berbalik menghargai pribadi Anda ?. Well, be smart !!

Masih banyak kondisi kondisi boss yang membuat Anda harus berani SAY NO, tapi  kesimpulannya adalah SAY NO on the right time and the right place. Be safe !.

Bandung, April 2009

Ingin tahu profil Ibu Triees S. Karyadi, masuk ke Profil Dewan Penasihat