Selasa, 18 Desember 2018 | 19:19 WIB

Knowledge Management

Bagaimana Memimpin dengan Keteladaan

  • Jumat, 8 April 2016 | 00:49 WIB
  • by Marcellina Utamy

BAGAIMANA MEMIMPIN DENGAN KETELADANAN?

By: R. Bruce McAfee dan Betty J. Ricks "Leadership By Example: 'Do as I Do!"

Keteladanan adalah perintah tanpa kata-kata. Orang senang mengikuti keteladan daripada perintah.

Menjadi teladan adalah cara sederhana tapi efektif untuk mengesankan dan mempengaruhi karyawan anda. Sebenarnya, prinsip keteladanan itu ringkas, yaitu, "Meminta orang lain untuk melakukan apa yang anda lakukan dan katakan".

Namun demikian penerapannya tidak cukup mudah. Anda memerlukan
konsistensi dan integritas. Anda perlu mengetahui di bidang-bidang mana saja anda harus
memberikan keteladanan. R. Bruce McAfee dan Betty J. Ricks dalam tulisannya, "Leadership By Example: 'Do as I Do!"
menunjukkan enam bidang kunci dimana anda harus bertindak dengan sikap memberi teladan.

1. Ketaatan pada aturan.

Tunjukkan keteladanan anda dengan menaati aturan-aturan yang berlaku. Sampaikan bahwa aturan tidak selamanya dibuat untuk membatasi ruang gerak, namun untuk menciptakan kondisi kerja yang
positif.

2. Pencapaian kinerja kerja.

Anda tidak dapat mengharapkan karyawan anda bekerja lebih baik dari anda. Bila anda ingin karyawan meningkatkan prestasinya, tingkatkan terlebih dahulu prestasi anda.

3. Sikap terhadap perusahaan dan pekerjaan.

Milikilah sikap positif terhadap perusahaan dan pekerjaan. Tunjukkan sikap positif dan optimis
terhadap apa yang dilakukan oleh perusahaan. Bila anda bersikap skeptis dan pesimis, maka anda gagal menumbuhkan kesan baik pada karyawan.

4. Kesehatan dan penampilan fisik.

Semua orang senang melihat kebugaran dan penampilan segar. Berilah teladan dengan merawat
kesehatan dan penampilan diri anda.

5. Pakaian dan kerapihan.

Pakaian yang anda kenakan dan gaya anda berpakaian dapat mempengaruhi orang lain. Berpakaian dengan rapi dan profesional menunjukkan penghargaan anda pada pekerjaan dan lingkungan kerja.

6. Aspek komunikasi interpersonal.

Perhatikan cara anda berbicara dan bahasa tubuh anda saat berkomunikasi secara personal dengan orang lain. Tunjukkan sikap tenang, wibawa dan menghargai lawan bicara anda. Semoga Bermanfaat... Selamat memimpin!